Artikel

Kebiasaan Buruk di Akhir Pekan yang Sebaiknya Dihindari

01 Desember 2021
Kebiasaan Buruk di Akhir Pekan yang Sebaiknya Dihindari

“Lihat Artikel Lainnya”

Begini Cara Tepat Mencuci Masker Kain

Begini Cara Tepat Mencuci Masker Kain

Wong Coco Family pasti sudah tahu bahwa pemakaian masker sangat penting untuk meminimalisir penyebaran virus corona Covid-19. Seiring dengan kelangkaan masker medis, warga saat ini diminta memakai masker kain ketika beraktivitas diluar rumah.  Masker jenis ini disarankan dipakai untuk warga selain untuk menjaga persediaan masker medis yang hanya boleh digunakan oleh petugas kesehatan, masker kain bisa dicuci sehingga warga tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli masker berkali-kali selama masa pandemi. Walaupun bisa dicuci, masker kain harus dicuci dengan cara yang tepat agar benar-benar bersih dan aman untuk dipakai kembali. Bagaimana cara mencuci masker kain yang tepat? Dilansir dari laman situs kompas.com, menurut pakar penyakit menular Daniel Griffin mengatakan, masker kain bisa kita cuci bersama dengan pakaian lainnya. Kita juga tidak perlu memakai sabun cuci khusus bakteri untuk membersihkan masker kain. Daniel Griffin menjelaskan, pembersihan secara teratur, terutama setelah sekali pemakaian atau ketika masker terlihat kotor dan lembab adalah hal yang paling penting. Jangan lupa juga, proses pengeringan usai mencuci masker harus diperhatikan. Ketika mencucinya dengan mesin, pakai pengaturan suhu paling panas untuk mensterilkan mikroba. Saat mengeringkannya, keringkan di tempat yang mendapatkan paparan cahaya matahari paling panas atau memakai mesin pengering dengan pengaturan suhu paling tinggi untuk membasmi semua patogen yang tersisa pada masker. Kalau tidak ada mesin pengering, Wong Coco Family bisa mengeringkan masker memakai oven (yang bersih) selama 20 menit dengan pengaturan suhu 70 derajat celcius. Semoga informasi ini bermanfaat!

 06 Juni 2020
Terlalu Sering Sedih? Ini Efek Buruknya

Terlalu Sering Sedih? Ini Efek Buruknya

Mungkin ada dari Wong Coco Family yang belum tahu bahwa kesedihan yang terlalu sering atau lama bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh. Menurut informasi yang dilansir dari laman situs detikhealth, kesedihan yang mencapai depresi klinis sering dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan serangan panik. Seperti informasi yang dipublikasikan dalam jurnal Molecular Psychiatry, merasa sedih berlarut-larut bisa mengakibatkan berubahnya tingkat bahan kimia yang ada hubungannya dengan stres dalam otak kita. Bahan kimia ini lalu akan meningkatkan protein inflamasi dalam darah, yang sering dihubungkan dengan penyakit jantung, stroke, dan sindrom metabolik. Menurut Alan Prossin, peneliti dari University of Texas Health Science Center, Houston, seperti dikutip dari laman situs Prevention, ketika kita sedih, tingkat bahan kimia otak yang disebut opioid meningkat. Meningkatnya opioid ini berefek buruk bagi tubuh dan salah satunya adalah turunnya sistem kekebalan tubuh. Turunnya sistem kekebalan tubuh ini, menurut Prossin, bisa meningkatkan risiko tubuh terkena penyakit. Karena itulah mereka yang sedang sedih atau stres umumnya lebih mudah terserang penyakit. Tidak hanya itu, peningkatan opioid juga berisiko memicu pelepasan protein IL-18, yang sering dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan stroke) Kerja otak kita untuk mengatur nafsu makan juga kemungkinan akan berantakan jika kita sedih terlalu lama. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE pada tahun 2013, mengungkapkan bahwa suasana hati yang tidak menentu bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih cepat lapar, terutama terhadap makanan yang kurang sehat dan berlemak, seperti fast food atau junk food. Lalu, adakah cara untuk mengatasi kesedihan agar tidak berlarut? Salah satu cara yang bisa dicoba adalah dengan rutin melakukan kegiatan ringan yang bisa memulihkan pikiran ketika sedang sedih seperti meditasi atau berolahraga ringan. Tidak hanya itu, Wong Coco Family juga bisa memberikan tubuh waktu lebih lama untuk beristirahat. Jika cara di atas belum juga bisa membantu mengatasi kesedihan, Wong Coco Family bisa berkonsultasi langsung dengan psikolog agar bisa mendapat solusi yang terbaik untuk mengatasi rasa sedih tersebut.

 04 Juni 2020